DPRD KaltaraParlemen

Mayoritas Tenaga Kerja Tamatan SD ke Bawah, Komisi IV Minta Penguatan Pendidikan di Kaltara

Loading

Anggota Komis IV DPRD Kaltara, Rahman. (Foto: Ist)

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Rahman, menilai kondisi tenaga kerja berdasarkan tingkat pendidikan perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah provinsi.

Ia menyebutkan bahwa perkembangan kualitas angkatan kerja sangat berpengaruh pada peluang masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan yang layak.

Berdasarkan data Agustus 2025, penduduk bekerja di Kaltara masih didominasi oleh mereka yang berpendidikan SD ke bawah, mencapai 32,05 persen.

Baca Juga  Lantik PMI dan DMI Kaltara, Wakil Ketua DPRD Kaltara Muhammad Nasir Hadiri Penjemputan Jusuf Kalla

Sementara tenaga kerja dengan pendidikan diploma dan universitas baru berada pada angka 18,58 persen. Pola ini relatif tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan Agustus 2024 maupun Agustus 2023.

Terdapat peningkatan pada kelompok tenaga kerja berpendidikan sekolah menengah atas sebesar 0,95 persen poin, serta pekerja dengan pendidikan perguruan tinggi yang naik 0,79 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga  Proyek Strategis Nasional Masuk di Kaltara, DPRD Kaltara Beri Respon Positif

Rahman mengatakan bahwa kondisi ini menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap akses dan pemerataan pendidikan serta pelatihan keterampilan.

“Kami melihat masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan pendidikan yang memadai. Ini harus dijawab dengan kebijakan yang lebih merata,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pentingnya penguatan program peningkatan keterampilan bagi masyarakat usia kerja.

“Pemerintah perlu memastikan pelatihan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan lapangan kerja. Itu akan membantu masyarakat meningkatkan kemampuan dan kesempatan kerja,” kata Rahman.

Baca Juga  DPRD Kaltara Gelar Paripurna Nota Pengantar RAPBD 2026

Rahman ingin peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dapat mendorong lebih banyak tenaga kerja berpendidikan menengah dan tinggi di Kaltara. Menurutnya, hal ini akan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kalau kemampuan masyarakat meningkat, pilihan pekerjaan mereka juga akan semakin banyak,” tuturnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *