Nunukan

Rumah 2 Lantai di Sebatik Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Kebakaran kembali terjadi di Sebatik, rumah permanen 2 lantai milik H Rustam, warga Jalan Bhakti Husada RT 04 Sungai Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur mengagetkan warga pada Kamis (18/9/2025) sekira pukul 23.40 wita malam.

Informasi yang dihimpun, penyebab kebakaran diduga kuat akibat dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang berada di lantai 2 bangunan yang difungsikan sebagai sarang walet.

Baca Juga  Wujud Pengabdian Profesi, IDI Cabang Nunukan Akan Gelar Seminar Awam dan Workshop di Perbatasan RI-Malaysia

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan laporan kebakaran dari warga diterima sekitar pukul 23.38 Wita.

“Mobil pemadam kebakaran dari sektor Sebatik Timur maupun Sebatik Utara segera meluncur ke lokasi kebakaran,” kata Wahyudi.

Petugas pun berjibaku untuk melakukan pemadaman kobaran si jago merah, setelah berjuang sekitar setengah jam lebih api berhasil dikendalikan.

Baca Juga  17 Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Tegaskan Implementasi 17 Arah Baru Perubahan

“Selain melakukan pemadaman, kami juga berusaha menjaga jangan sampai api merambat ke bangunan yang ada di sekitarnya,” jelasnya lagi.

Wahyudi menambahkan proses pendinginan berlangsung sampai dengan pukul 02.00 Wita., untuk memadamkan api 4 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan, 2 dari Sebatik Timur dan 2 dari Sebatik Utara.

“Dalam peristiwa kebakaran ini, 1 unit rumah 2 lantai milik H Rustan terbakar dan 1 unit rumah terdampak, tidak ada korban luka atau pun jiwa, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” pungkasnya.

Baca Juga  Hujan Deras, Sebabkan Banjir di Beberapa Titik di Sebatik

Turut terlibat dalam pemadaman tersebut diantaranya Personil Polsek Sebatik Timur; Anggota Koramil 0911-02/Sbt; Anggota Brimob Sebatik; Anggota Satgas Pamtas Pos Tanjung Aru Yonkav 13/Satya Lembuswana; Anggota Posal S Nyamuk; Anggota Satgas Marinir Ambalat XXXI serta Warga masyarakat yang tinggal di sekitar TKP. (TN/***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *