MalukuNusantara

Wakapolres Buru Pimpin Apel Operasi Patuh Salawaku 2025

Loading

TERASNKRI.COM | NAMLEA, MALUKU – Kepolisian Resor (Polres) Buru resmi mencanangkan Operasi Patuh Salawaku 2025 pada Senin, 14 Juli 2025.

Apel gelar pasukan yang digelar di Lapangan Apel Polres Buru menandai dimulainya operasi selama 14 hari, hingga 27 Juli 2025, dengan tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”.

Wakapolres Buru, Kompol H. Akmil Djapa, S.Ag., memimpin apel yang dihadiri pejabat utama Polres Buru, termasuk Kabag Ren, Kabag Log, Danki Brimob Kompi III Yon Pelopor, Kasat, Kasi, Perwira Staf, perwakilan Jasa Raharja Kabupaten Buru, personel Polres Buru, Subdenpom XVI-22 Namlea, dan Dishub Kabupaten Buru.

Baca Juga  Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2026 Pemkab dan DPRD Kab Buru

Pasukan apel terdiri dari gabungan personel Sie Propam, Subden POM, Sat Samapta, Kompi III Yon A Pelopor, Sat Polairud, staf Polres Buru, Sat Intelkam, Reskrim, Narkoba, Dishub, dan Jasa Raharja Kabupaten Buru.

Amanat Kapolda Maluku yang dibacakan Wakapolres menekankan pentingnya menciptakan kondisi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) pasca pencanangan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca Juga  Serda Amir: Pembangunan Koperasi Merah Putih di Waetele Libatkan Anggota Koramil dan Perangkat Desa

Operasi Patuh Salawaku 2025 menargetkan tujuh pelanggaran prioritas: penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, boncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI/safety belt, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, dan melebihi batas kecepatan.

Strategi operasi ini mengutamakan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media dan kegiatan tatap muka dengan komunitas otomotif.

Baca Juga  Dandim 1506/Namlea Letkol Inf Heribertus Purwanto Terima Kunjungan Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Wartawan

Selain itu, Polres Buru akan melakukan deteksi dini lokasi rawan kecelakaan dan memberikan counter opini terhadap berita hoaks terkait operasi. Penegakan hukum tetap dilakukan melalui tilang dan teguran simpatik, dengan melibatkan instansi terkait seperti Dishub dan POM TNI.

Apel berlangsung kondusif dan operasi diharapkan dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Buru. (Grace)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *