BuruNusantara

Kapolres Buru Tinjau Implementasi Program Polisi Mengaji di BTN dan Kampung Buru

Loading

TERASNKRI.COM | BURU, MALUKU – Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, SH, S.I.K, MM, didampingi Wakalpores Buru, Kompol Akmil Djapa, S.Ag, melakukan anjangsana dengan masyarakat desa Namlea khususnya warga dusun BTN Tatanggo dan Kampung Buru, dalam rangka memastikan program “Polisi Mengaji” berjalan sesuai yang diharapkan. Rabu, (21/5/2025)

Baca Juga  Kapolres Buru Bersama Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Nataru 2025–2026, Pastikan Masyarakat Aman dan Nyaman

Kegiatan ini dilakukan setelah Polres Buru melauching Implementasi Program Kapolres Buru tentang pelayanan Polisi terhadap masyarakat yang dikenal dengan sebutan, Polisi Melayani Dengan Hati, Polisi Sahabat Tani dan Polisi Mengaji, yang digelar di Kay Nawa Hotel, Namlea, (3/5/2025)

Di BTN, Kapolres berbincang-bincang dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama yang menangani bidang keagamaan.

Begitu pula di kampung Buru, Kapolres dan Wakapolres Wakapolres sempat menerima masukan dari salah satu tokoh agama yang menangani santri dibidang pembinaan baca Alqur’an. Ada juga tokoh pemuda sempat dialog dengan Kapolres.

Baca Juga  Memprihatinkan! Bansos dan DTKS di Dinsos Kab. Buru Dinilai Belum Tepat Sasaran

Untuk diketahui, tujuan launching program yang merupakan inisiatif Kapolres adalah agar kedepan masyarakat bersama-sama dengan polisi saling membahu mendorong untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Buru termasuk anak – anak, generasi muda dan sampai ke generasi diatasnya

Baca Juga  Polres Buru Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Lilin Salawaku 2025, Wujudkan Nataru 2026 Aman dan Kondusif

“Kapasitas polisi dalam implementasi program ini, sebagai penggagas, penggerak, atau pendorong, sekaligus sebagai pengawas untuk mengecek kembali kegiatan-kegiatan program apakah sudah dilaksanakan dengan baik atau belum”, tutur Kapolres. (Grace)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *