Ketua PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA Angkat bicara Terkait Koperasi dan Tata Kelola Pertambangan Gunung Botak
![]()

TERASNKRI.COM | NAMLEA, MALUKU – Menyikapi isu Gunung Botak dan pengelolaannya melalui Koperasi beberapa tokoh pemuda dan tokoh masyarakat angkat bicara.
Mereka memberikan apresiasi penuh terhadap keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku untuk menerbitkan IPR. Hal ini sejalan dengan keinginan masyarakat banyak seantero kabupaten Buru yang menaruh harapan dan menggantungkan hidup di wilayah pertambangan ini.

Salah satu yang menyikapi persoalan tersebut adalah Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Buru M Idrus Barges SE yang juga Generasi yang tumbuh besar di bumi Bupolo ini .
“Sebagai masyarakat akademis, saya menilai penting adanya koperasi karna secara legitimasi administrasi masyarakat memiliki payung hukum untuk melaksanakan aktivitas penambangan,” ujarnya.

Barges berharap koperasi secepatnya bisa beraktifitas sehingga masyarakat dan para pengusaha tidak cemas dan merasa lega
Dirinya memberikan apresiasi besar kepada pihak kepolisian Polres Buru dalam penyelesaian setiap persoalan atau masalah yang terjadi di kabupaten Buru.

“Saya secara kelembagaan mendukung dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Pulau Buru dalam upayanya menyelesaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan ahli waris,” sebut Barges.
“Ini merupakan langkah tepat dan strategis dalam percepatan pengelolaan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tutup Barges
Dia juga meminta agar Polres Buru segera melakukan langkah- langkah terkait persiapan penertiban PETI sehingga masyarakat yang bekerja merasa mempunyai legitimasi.(GP)

