MalinauPemkab Malinau

Lebih dari 600 Peserta Ikuti Pesantren Ramadhan Gabungan

Loading

TERASNKRI.COM | MALINAU, KALTARA – Sekda Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H, secara resmi membuka Pesantren Ramadhan Gabungan bagi siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, dan SLB se-Kabupaten Malinau pada Kamis (6/3/2025). Acara ini dilaksanakan di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau.

Dalam sambutannya, Sekda Malinau Ernes menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan ini merupakan bentuk implementasi dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki bekal spiritual yang kuat.

Baca Juga  Jelang Nataru, Bupati Nunukan Tinjau Harga dan Stok Sembako di Pasar dan Pelabuhan

Ia juga mengapresiasi peningkatan jumlah peserta dari tahun ke tahun.
“Saya melihat perkembangan yang positif, dengan jumlah peserta yang lebih banyak dari tahun lalu. Ini menunjukkan adanya peningkatan antusiasme,” tambahnya.

Selain itu, Ernes menekankan pentingnya menjaga moral dan menjauhi pengaruh negatif, seperti narkoba.”Saya mengingatkan kepada seluruh peserta, untuk menjauhi pergaulan yang dapat membawa dampak buruk. Semoga melalui pesantren ini, anak-anak kita dapat memahami pentingnya menjaga diri dan membangun karakter yang baik,” pesannya.

Ernes juga mengutip pernyataan Presiden Soekarno sebagai motivasi bagi para peserta.
“Soekarno pernah berkata, ‘Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.’ Ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam membangun bangsa,” tuturnya.

Baca Juga  Jelang Nataru, Bupati Nunukan Tinjau Harga dan Stok Sembako di Pasar dan Pelabuhan

Ernes mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung dan mengawal kegiatan pesantren Ramadhan agar dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Ketua Panitia, Ustad Ahmad Dadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mempererat kebersamaan dan memberikan pemahaman lebih dalam tentang Ramadhan.

Baca Juga  Jelang Nataru, Bupati Nunukan Tinjau Harga dan Stok Sembako di Pasar dan Pelabuhan

“Pesantren Ramadhan ini menjadi titik balik bagi para pelajar muslim agar lebih merasakan makna bulan suci ini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat nilai toleransi dan persatuan,” jelasnya.

Acara ini diikuti oleh lebih dari 600 peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para pelajar dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. (TN/Diskominfo Malinau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *