BuruMalukuNusantara

Masyarakat Adat Buru dan Buru Selatan Lakukan Sasi Adat alat Mesin Dompeng di Kapuran Gunung Botak

Loading

terasnkri.com | Maluku, Namlea – Kekecewaan sejumlah Tokoh Adat Kepala Soa dan Kepala Adat serta Pemuda Adat sampai pada puncaknya, mereka sangat menyayangkan perilaku pengusaha Dompeng Anas Umasugi, Ebit Makasar dan Managula Tihun yang telah membongkar Palang alias Sasi Adat pertama tanpa ada kordinasi atau kesepakatan bentuk penyelesaian dengan pemilik lubang.

Hal ini membuat para Kepala Soa dan Kepala Adat dan masyarakat Adat melakukan kordinasi kembali dengan Danpos Jalur A untuk melakukan Palang Sasi Adat yang Kedua dilokasi Kapuran dan Janda gunung Botak Kecamatan Waelata Kabupaten Buru pada hari Sabtu 10 Juni 2023 pukul 14.30 Wit

Baca Juga  Keluarga Besar Alumni SMP Angkatan 94 Negeri 5 Kairatu Gelar Ibadah Natal Bersama di Kamarian

Sumber informasi yang dihimpun media ini dilapangan dari salah satu tokoh pemuda Adat di unit 18 Desa Debowae Romel Nurlatu membenarkan hal tersebut

“Pelaksanaan kegiatan palang sasi adat di lokasi Kapuran Gunung dan Janda Palang sasi adat aktifitas pengolahan emas dengan metode mesin dompeng terlebih dahulu dilaksanakan pertemuan di unit 18 Desa Debowae yang dihadiri oleh Bapak Batanda Nurlatu Porwisi (Buru), Bapak Edi Nurlatu soa Watemun (Buru), Bapak Soter soa Nurlatu ( Buru Selatan), Bapak Rano soa Nurlatu (Buru Selatan) Rekun Latbual Porwisi Waellua (Buru), Sony Latbual Purwisi Ohobtuwen(Buru) dan Masyarakat adat” jelas Romel Nurlatu

Baca Juga  Dandim 1506/Namlea Pimpin Sosialisasi Penertiban Areal Tambang Gunung Botak, 80% Penambang Sudah Turun dari Lokasi

“Pelaksanaan pemalangan hari ini yang ke 4 kalinya karena palang / sasi adat dibuka secara sepihak oleh masyarakat adat yang bekerja kepada pemilik mesin dompeng tanpa memberikan ganti rugi dan kesepakatan bersama, dan jumlah masyarakat adat yang ke lokasi Kapuran Gunung Botak untuk pemalangan sebanyak 20 orang” lanjutnya.

Baca Juga  Beras Subsidi Telah Terjual Sebanyak 801 Ton Tahun 2025 di Seluruh Kecamatan di Kab. Buru

Di Pos Pantau TNI-AD di lokasi Lubang Janda gunung botak sekelompok masyarakat yang mengatas namakan orang Adat Buru dan Buru Selatan melapor untuk memberitahukan bahwa mereka akan melakukan palang/Sasi Adat berupa mesin Dompeng milik Sdr. Anas Umasugi dan mesin dompeng milik Sdr. Ebit.

Pemalangan yang di lakukan oleh sekelompok orang Adat bertujuan tidak boleh aktifitas di lokasi tersebut sebelum mereka bertemu dengan Donatur (pemilik Dompeng) untuk membayar ganti rugi (TN/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *