NusantaraSulawesi

Diprediksi Selama 3 Hari Pesisir Manado serta Wilayah Sulut Umumnya Diterjang Ombak

Loading

Terasnkri.com | Minsel, Sulut – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan ancaman gelombang tinggi serta angin kencang yang dapat mempengaruhi di wilayah Kota Manado, juga seluruh wilayah Sulawesi Utara untuk tiga hari kedepan.

Kepala pusat Meteorologi Maritim BMKG Prasetyo mengatakan bahwa adanya fenomena Rob angin kencang dan gelombang tinggi yang seharusnya mencapai puncak Kamis, (9/12/2021).

Baca Juga  Kapolres Buru Polres AKBP Sulastri Sukidjang Didampingi Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf. Heribertus Purwanto Lakukan Apel Pengecekan Pasukan Operasi Penertiban PETI Gunung Botak, Utamakan Pendekatan Humanis

“Namun setelah kami analisa untuk hari ini maka akan berlangsung selama 3 hari mendatang untuk angin kencang dan gelombang tinggi di Kota Manado, Sulawesi utara,” kata Eko.

Eko memperingatkan dan menghimbau agar masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir pantai perlu berhati-hati ketika waktu pasang maksimum. Kecepatan angin diperkirakan 25-30 knots.

Baca Juga  Rayakan Natal, Kodim 1506/Namlea Gelar Open House Perkuat Kehangatan dan Kebersamaan

Dia menjelaskan bahwa fenomena rob di Teluk Manado sudah beberapa kali terjadi, ini bukan  pertama kali, karena tahun lalu juga terjadi.

“Rob dipengaruhi posisi pesisir Sulawesi Utara yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik, di mana saat ini mengalami gelombang tinggi,” lanjut Eko.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Manado menyampaikan tidak ada yang mengungsi pada peristiwa tersebut.

Baca Juga  HMI Namlea ; Agenda Kebetulan Djalaludin dan La Ode Ida, Agenda Lama  Yang Terkuak

Banjir rob merendam 3 kelurahan di 3 kecamatan yaitu : kelurahan Titiwungen selatan di Kecamatan Sario, Kelurahan Karangria di kecamatan Tuminting, dan kelurahan Malalayang di Kecamatan Malalayang. (Jemmi)

JANGAN LUPA : SELALU MEMAKAI MASKER APABILA BERAKTIVITAS DILUAR RUMAH, SELALU MENJAGA JARAK, KERAP MENCUCI TANGAN, HINDARI KERUMUNAN, KURANGKAN MOBILITAS DAN BERDOA KEPADA TUHAN UNTUK CEGAH COVID-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *