Bupati Buru Serahkan Bantuan Sembako Covid-19 bagi Masyarakat Adat Di Desa Waepsalit Dusun Waengapan dan Mensayang Kecamatan Lolong Guba

Dilihat 468 

Bupati Buru Ramly Ibrahim Umasugi saat membagikan sembako Covid -19 kepada Masyarakat Adat

TERASNKRI.COM | Maluku, Namlea- Kunjungan Kerja Bupati Buru yang didampingi Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru ke Desa Waepsalit Kecamatan Lolong Guba Kabupaten Buru belum lama ini Senin (15/06) yang lalu

Selain kunjungan kerja Bupati Buru , juga akan memberikan bantuan sembako bagi masyarakat yang berdampak Covid-19 di Desa Waepsalit Kecamatan Lolong Guba.

Penyerahan Bantuan Covid-19 Kepada Masyarakat Adat ini diserahkan langsung oleh Bupati Buru yang di dampingi Sekda Kabupaten Buru

Kita ketahui bersama Penyebaran Covid-19 yang terjadi saat ini sangat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat di Kabupaten Buru.

Kepedulian Sosial pun diharapkan dapat meringankan beban hidup bagi mereka yang terdampak dari Pandemi tersebut.seperti halnya kepedulian Bupati Kabupaten Buru Ramly Ibrahim Umasugi SPi.MM dan Sekda Kabupaten Buru M.Elyas Hamid SH.MM yang terus dan serius memperhatikan masyarakat dengan menyalurkan bantuan Paket Sembako dan Beras ke Masyarakat Adat Desa Wapsalit Kecamatan Lolong Guba Kabupaten Buru. Senin (15/06/2020).

Disela sela pembagian bantuan Covid-19 kepada Masyarakat Adat di Desa Waepksalit, Bupati Buru Dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para petuah Adat dan juga Kepada Kepala Desa serta dua orang mantan Kepala Desa yang pernah mengundangnya untuk datang ke Desa ini pertama kali kenang Bupati beberapa tahun yang lalu dalam rangka membuka daerah-daerah baru di wilayah sekitarnya.

Baca Juga  Mayjen TNI Dr. Marga Taufiq ,SH.MH kunjungi Kegiatan TMMD Ke 109 Kodim 1506/Namlea di Desa Sanleko

Lanjut Umasugi, kedatangan dirinya bersama Sekda dan Rombongan dalam rangka selain memberi bantuan Sembako, juga mensosialisasikan tentang Pendemi Covid-19.Terangnya

Sekda Kabupaten Buru M. ILyas Hamid saat membagikan Sembako untuk Masyarakat Adat

Umasugi Menambahkan pula bahwa kalau Virus Corona ini,telah menyebar ke suluruh Dunia termasuk kita di Kabupaten Buru,dan sangat berdampak pada sendi-sendi perekonomian,yang pada akhirnya juga mengganggu aktifitas kerja masyarakat , karenanya Pemda dalam hal ini bersama Tim Covid-19 Kabupaten Buru terus memberi pemahaman kepada masyarakat agar tidak perlu ada rasa ketakutan,lalu tidak mau diperiksa, dan kemudian menghindari petugas ini sangat tidak boleh dilakukan,ujar Bupati Buru Ramly Umasugi yang juga selaku Ketua DPD Partai Golkar Maluku ini.

Menurut Bupati, yang perlu dilakukan oleh masyarakat,apa yang sudah sering disampaikan oleh pemerintah yaitu jaga jarak,pake masker,dan rajin mencuci tangan dengan sabun,himbaunya

Politisi Kawakan Partai Golkar ini kembali menguraikan bahwa, dirinya merupakan pejabat pertama yang berkunjung ke daerah adat ini sejak awal P.Buru dimekarkan dan dulu jalan belum seperti sekarang, yang mana infrastruktur jalan mulai kelihatan nampak, walau belum seratus persen,dan kedepan nantinya akan di bangun jembatan juga,agar bisa digunakan oleh masyarakat dalam melaksanakan aktifitas perekonomian.ungkap Bupati Buru ini kepada Masyarakat Adat.

Baca Juga  Terkait Kasus John Lehalima, Ini Tanggapan Sekretaris Partai NASDEM Kabupaten Buru

Untuk itu Masyarakat diharapkan agar tidak terprofokasi oleh informasi-infirmasi yang berkembang yang kebanyakan hanya hoax atau tidak benar terus jaga persatuan dan kekompakan disaat Kondisi seperti ini, agar tidak terjadi lagi tindakan-tindakan kriminal.

Dan di harapkan agar Kepala Desa dapat mendata penduduknya yang belum menerima.bantuan atau yang belum terdaftar dan selalu berkordinasi dengan instansi terkait,yang kemudian nantinya akan ada program air bersih yang akan dimasukan ke wilayah ini. Tutur Umasugy.

Pada kesempatan yang sama dilanjutkan dengan laporan Kapala Dinas Sosial Kabupaten Buru bahwa selesai kegiatan dari Desa Waepsalit ini akan dilanjutkan di dusun Waengapan dan Dusun Mensayang Kecamatan Lolong Guba, dengan pemberian bantuan yang sama, selanjut Kegiatan ini akan difokuskan di dusun bakelahin Desa Persiapan Watempuli dan disana telah dibangun 20 rumah KAT pada tahap pertama, dan 30 rumah KAT pada tahap kedua,kemudian akan diberikan jaminan hidup kepada Komunitas Adat Tertinggal (KAT) juga bantuan Ekonomi Kreatif berupa Ketel Minyak Kayu Putih serta Sembako yang diberikan di Desa Nafrua, Watampuli dan Ukelahin. Tandas La Hidi Kadis Sosial Kabupaten Buru

(TN/Grace/Idrus”)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: