DPD RINASIONAL

Gelar Reses Di Sebatik, Ini Usulan Masyarakat Kepada Senator Hasan Basri

Loading

www.teras-nkri.com | Nunukan – Senator asal Kalimantan Utara yang juga Wakil Ketua Komite II DPD RI Hasan Basri menggelar reses di Pulau Sebatik, tepatnya di BPU Desa Sei. Nyamuk Kec. Sebatik Timur Kab. Nunukan Kalimantan Utara. Sabtu 7/3/2020.

Reses yang dilaksanakan di Pulau Perbatasan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setelah mendengar paparan dari Hasan Basri.

Hasan Basri yang untuk pertama kalinya mengadakan reses di Sebatik mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sebatik yang mempercayakan dirinya sebagai salah seorang senator yang mewakili Kalimantan Utara di Senayan.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada masyarakat Sebatik, dimana suara yang memilih saya sangat luar biasa” ujar Hasan Basri

Untuk program – program yang menjadi kebutuhan yang krusial bagi masyarakat Kalimantan Utara, Hasan Basri akan berusaha mensinkronkan dengan kementerian yang menjadi mitra kerja Komite II DPD RI dengan melihat kebutuhan Kabupaten Kota yang ada di Kalimantan Utara.

Baca Juga  Dari IKN, Presiden dan Ibu Iriana Kembali ke Jakarta

“Tentu harus bersinergi dengan kementerian yang menjadi mitra kerja Komite yang saya tempati saat ini yaitu komite II,” papar Hasan Basri

“Dan untuk kementerian yang bukan mitra kerja komite II, saya akan melobi teman – teman DPD di Komite lainnya agar ususlan – usulan dari masyarakat Sebatik bisa di realisasikan” tambah Hasan Basri

Persoalan yang mencuat dalam pertemuan reses ini, diantaranya adalah masalah DOB Sebatik, air bersih, pendidikan, jalan, abrasi dan sapras pertanian dan perkebunan.

Kamal Soreyanto, tokoh pemuda Sebatik yang juga penggerak pemekaran DOB Sebatik menyampaikan harapan agar DOB Sebatik bisa di perjuangkan oleh Hasan Basri sebagai senator di DPD, serta masalah pendidikan, agar perlu juga diperhatikan lembaga pendidikan yang dikelola swasta bisa mendapat perhatian sebagaimana sekolah – sekolah pemerintah.

Baca Juga  Presiden Syukuri 62 Suspect Virus Korona di Indonesia Negatif

Sementara itu, H. Masjidil Ketua KTNA Kab. Nunukan menyampaikan masalah abrasi yang dalam setahunnya bisa mengikis 5 sampai 15 meter pesisir pantai Pulau Sebatik agar  bisa ditindaklanjuti sehingga abrasi yang mengikis pesisir pantai Pulau Sebatik bisa diminimalisir,  disamping sarana dan prasarana pertanian dan perkebunan yang masih kurang utamanya pupuk bagi petani dan juga permasalahan yang dihadapi nelayan yang ada di Pulau Sebatik

Jalan yang masih banyak rusak di Pulau Sebatik utamanya jalan poros perlu juga mendapat perhatian khusus mengingat jalan poros ini menjadi akses yang banyak dipergunakan oleh masyarakat dan ini sangat membahayakan keselamatan kalau tidak segera ditindak lanjuti.

Air Bersih dan juga jaringan listrik perlu mendapat perhatian serius, menurut Supriadi yang menyampaikan permasalahan ini kepada Hasan Basri, air bersih yang susah saat ini perlu dicarikan solusi mengingat memasuki musim kemarau, PDAM yang ada saat ini menjadi tidak berfungsi serta masalah pelunasan lahan embung Kampung Sinjai Desa Lapri Kec. Sebatik Utara yang belum tuntas, serta masalah listrik yang sering terjadi pemadaman.

Baca Juga  MK Putuskan Sistem Pemilu Tetap Terbuka, AHY: Wujud Keadilan yang Memihak Kedewasaan Demokrasi

Menjawab persoalan dan usulan yang disampaikan, Hasan Basri akan berusaha menyampaikan dalam rapat kerja di DPD RI bersama dengan kementerian yang berkaitan.

“Semua perlu proses, dan intinya masyarakat juga harus memahami fungsi dan wewenang yang ada pada DPD RI, dan yang mana fungsi dan wewenang Pemerintah, sehingga semua bisa berjalan sesuai dengan koridor yang ada” pungkas Hasan Basri.
(TN/***)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: