HukumNunukan

Ini Kronologis Penemuan Mayat Bayi dalam Tas di Sebatik

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA — Warga Sei Manurung digegerkan dengan penemuan jasad bayi perempuan di dalam sebuah tas berwarna hitam di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan perbatasan Desa Padaidi dan Desa Sungai Manurung, Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, Minggu (23/8/2026) sore.

Kapolsek Sebatik Timur, Iptu Didik Triastoro, S.H,, M.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut.

“Jasad bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 17.41 WITA oleh seorang warga bernama Millang (61), petani yang berdomisili di Desa Padaidi, menurut keterangan sdr. Millang, sekitar pukul 17.30 WITA, yang sedang dalam perjalanan berhenti di pinggir jalan karena hendak buang air kecil. Saat berada di lokasi, saksi mencium bau busuk yang cukup menyengat” jelas Iptu Didik.

Baca Juga  Bayi Perempuan Ditemukan Meninggal di Sungai Manurung Sebatik

Dilanjutkan oleh Iptu Didik, Millang kemudian mencari sumber bau tersebut dan melihat sebuah tas berwarna hitam yang dipenuhi lalat. Karena merasa curiga, ia mendekati tas tersebut dan memeriksanya. Setelah tas terbuka, terlihat jasad bayi di dalamnya.

Baca Juga  HUT RI ke-81 di Krayan Raya, Bupati Nunukan Pimpin Upacara dan Serahkan Beragam Bantuan

Mengetahui hal tersebut, Millang meminta bantuan kepada sejumlah pengendara yang melintas sebelum melaporkan penemuan tersebut kepada anggota Polsek Sebatik Timur.

“Sekitar pukul 18.35 WITA, jasad bayi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Sebatik untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pada sekitar pukul 20.14 WITA, dokter melakukan pemeriksaan visum terhadap jasad bayi tersebut”, pungkas Didik Triastoro, S.H,, M.H.

Baca Juga  Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Driver Ojol, Motor Korban Diduga Dibawa Kabur

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi yang ditemukan berjenis kelamin perempuan dan belum diketahui identitas maupun orang tuanya.

Jasad bayi selanjutnya diserahkan kepada Kepala Desa Padaidi, Abigurdi, untuk dimakamkan di pemakaman Desa Padaidi.

Penemuan tersebut kini menjadi perhatian aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur guna mengungkap identitas bayi serta pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. (TN/Shr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *