Akses Fasilitas Sanitasi Layak Masih Jadi Tantangan di Desa
![]()

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA — Masalah sanitasi dasar kembali menjadi atensi DPRD Kalimantan Utara. Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Kornie Serliany, mengungkapkan bahwa sejumlah desa masih menghadapi keterbatasan fasilitas sanitasi layak, termasuk toilet yang seharusnya menjadi kebutuhan paling mendasar bagi setiap keluarga.
Kornie mengatakan temuan tersebut ia dapati saat melakukan kunjungan ke berbagai permukiman warga. Masih ditemui rumah belum memenuhi standar hunian layak, dan sebagian rumah warga tanpa fasilitas toilet, sehingga mengandalkan praktik yang berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan maupun lingkungan. Kondisi ini, menurut dia, menunjukkan masih lebarnya ketimpangan pembangunan antarwilayah.

Ia menilai program bedah rumah perlu diperkuat sebagai solusi nyata untuk mengatasi persoalan tersebut. “Masih ada masyarakat yang rumahnya tidak layak huni, bahkan ada yang belum punya toilet. Ini keluhan yang sering kita terima,” kata Kornie pada pekan ini.
Minimnya sanitasi, lanjutnya, tidak hanya berdampak pada kenyamanan hidup, tetapi juga dapat memicu munculnya penyakit berbasis lingkungan. Karena itu, ia menilai penting adanya pendataan komprehensif agar bantuan perbaikan rumah lebih terarah dan tepat sasaran.

Kornie berharap persoalan sanitasi layak mendapat perhatian lintas instansi. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas hidup masyarakat desa sangat ditentukan oleh ketersediaan hunian sehat dan fasilitas dasar yang memadai.
“Harus kerja kolaboratif agar persoalan yang sama tidak terus berulang dari tahun ke tahun,” ujarnya. (Adv)


