Nunukan

GITAR SAKTI di Kecamatan Sebatik Timur Pererat Silaturahmi Warga

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur kembali menggelar kegiatan GITAR SAKTI (Giat Tarawih Kecamatan Sebatik Timur) yang berlangsung pada Selasa (11/03/2025) di Masjid Nurul Huda, Desa Sungai Nyamuk. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang rutin diadakan setiap bulan Ramadan.

Camat Sebatik Timur, H. Andi Joni, SE., MM, secara resmi membuka acara tersebut. Ia didampingi oleh Sekretaris Camat serta dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Kapolsek, Danramil, Satgas Pamtas, Kepala PLBN, Kepala KUA Sebatik Timur, Kepala Puskesmas Sungai Nyamuk, Kepala Desa Sungai Nyamuk, serta tokoh masyarakat H. Ali Karim dan H. Nuardi. Staf kecamatan dan jamaah masjid setempat juga turut serta dalam kegiatan ini. Sebelum pelaksanaan salat tarawih, tausiah singkat disampaikan oleh Ustaz Awaluddin Darwis, S.Ag.

Baca Juga  Diduga Lupa Matikan Kompor, Dua Rumah di Desa Apas Sebuku Hangus Terbakar
Baca Juga  Tablig Akbar Akhir Tahun di Pulau Sebatik, Jamaah Padati Lapangan Sungai Nyamuk

Dalam sambutannya, Andi Joni menyampaikan bahwa GITAR SAKTI telah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut dan menjadi bagian dari tradisi Ramadan di Kecamatan Sebatik Timur. Namun, ada sedikit perubahan dalam pelaksanaannya tahun ini.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah memasuki tahun ketiga sejak saya menjabat sebagai Camat Sebatik Timur. Sebelumnya, GITAR SAKTI dilaksanakan di 16 masjid yang tersebar di seluruh kecamatan Sebatik Timur. Namun, karena pertimbangan efisiensi waktu, tahun ini kami hanya menggelarnya di empat masjid, masing-masing mewakili satu desa,” ujar Andi Joni.

Baca Juga  Open Tournament Bupati Cup Tenis Lapangan Tahun 2025 Resmi Dibuka

Ia berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat serta meningkatkan nilai-nilai kebersamaan di bulan suci Ramadan. (TN/berita.nunukankab.go.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *