Nusantara

Korban Tenggelam di Perairan Pulau Merbau Berhasil Ditemukan

Loading

TERASNKRI.COM | MERANTI, RIAU – Setelah dua hari pencarian intensif, tim SAR gabungan TNI AL dalam hal ini Pos TNI AL (Posal) Selat Panjang yang berada dibawah jajaran Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai beserta personel Babinsa Desa Pelantai, Satpolair Kepulauan Meranti, Basarnas Kabupaten Kepulauan Meranti, dan masyarakat setempat berhasil menemukan Korban tenggelam di perairan Desa Ketapang, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Jumat (27/12/2024).

Baca Juga  Dandim 1506/Namlea Raih Juara I Lomba Masak Ikan Kuah Kuning HUT KE-27 Kab Buru

Korban tenggelam berjenis kelamin laki-laki berusia 37 tahun ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan mengapung kurang lebih sejauh 10 kilometer dari lokasi kejadian awal.

Menurut informasi, korban merupakan seorang guru honorer di SMPN 1 Merbau yang dilaporkan hilang sejak Rabu (25/12/2024) sore, Korban diketahui berangkat dari rumah untuk menjaring ikan di laut menggunakan kapal pompong dan informasi kehilangan pertama kali diterima setelah sang istri melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa Pelantai.

Baca Juga  TNI BERBAKTI : Wujudkan Mimpi Anak Bangsa, Kodim 1506 dan Yonif 821/SB Bantu Rehabilitasi MTs Al-Hilal Waegeren

Komandan Pos TNI AL Selat Panjang, Kapten Laut (E) Saidul Aripin, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat sehingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Menanggapi kejadian tersebut, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban, ia juga mengungkapkan bahwa TNI AL dalam hal ini Lanal Dumai dan Posal Selat Panjang akan terus meningkatkan upaya dalam memberikan respons cepat terhadap kejadian darurat terutama yang terjadi di laut.

Baca Juga  Wujud kepedulian Tulus, Polres Buru laksanakan Binrohtal, Sentuhan Hati Mengembalikan Harapan para Tahanan

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna sarana laut agar selalu memprioritaskan keselamatan dengan melengkapi diri menggunakan alat keselamatan, seperti lifejacket. Langkah preventif ini dapat meminimalkan risiko kecelakaan di perairan,” pungkasnya. (TN/Puspen TNI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      

Loading