Ketua DPD Gerindra Kaltara Ibnu Saud Is : SPPG Liang Bunyu Pulau Sebatik Tegaskan Kehadiran Negara di Perbatasan
![]()


TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) #002 Liang Bunyu yang dikelola oleh Yayasan Aztrada Garuda Jaya resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri yang diwakili Camat Sebatik barat Sawaluddin, Kamis (12/3/2026).
SPPG ini akan melayani total 876 siswa dari tiga sekolah yakni SMKN I Sebatik Barat, Sekolah Dasar Swasta (SDS) 01 Muhammadiyah dan SDN 02 Sebatik Barat.
Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam sambutannya yang dibacakan Camat Sebatik Barat, Sawaluddin menyatakan bahwa kehadiran SPPG ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah perbatasan. Dapur ini dirancang untuk memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan nutrisi yang layak dan seimbang setiap hari.

“Hari ini kita memulai operasional perdana. Fokus utama kami adalah memastikan distribusi makanan berjalan lancar dan tepat sasaran kepada para siswa di Sebatik Barat,” ujar Sawaluddin.

Dilanjutkan oleh Sawaluddin, Bupati mengajak para kepala sekolah untuk selalu memonitor agar makanan ini benar-benar dinikmati oleh siswa sehingga tidak terbuang sia-sia.
“Mari kita optimalkan program ini melalui monitoring yang ketat agar MBG bukan hanya sekadar bantuan, tetapi menjadi pondasi ketahanan pangan dan kesehatan generasi muda,” pesan Bupati Nunukan dalam sambutannya
Pada tahap awal operasionalnya, SPPG Liang Bunyu melayani sebanyak 876 pelajar. Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menekan angka stunting dan meningkatkan konsentrasi belajar siswa melalui pemenuhan gizi yang optimal.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Utara sekaligus pembina Yayasan Aztrada Garuda Jaya, Ibnu Saud Is, mengatakan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan hingga ke pelosok negeri.
Dalam sambutannya, Ibnu Saud menekankan bahwa keberadaan SPPG bukan sekadar program distribusi makanan, melainkan bukti nyata kehadiran negara bagi seluruh rakyat, termasuk masyarakat di wilayah perbatasan yang merupakan garda terdepan NKRI.
“Sebagai pewaris sah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan negara ini hadir bagi seluruh rakyatnya,” tegas Ibnu Saud di hadapan tamu undangan.


Ia mengakui bahwa menjalankan program pemenuhan gizi di wilayah kategori 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) membutuhkan biaya yang besar. Namun, hal tersebut dipandang sebagai kewajiban moral dan bentuk subsidi silang demi keadilan sosial.
“Memang mungkin biayanya besar, tetapi itu adalah harga yang harus dibayar karena mereka adalah saudara kita. Harus ada subsidi silang, karena mereka adalah bagian dari kita semua,” jelasnya.
Melalui operasional SPPG ini, diharapkan asupan nutrisi anak-anak sekolah di Sebatik Barat dapat terpenuhi secara optimal. Ibnu Saud juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat nasionalisme dan persatuan.
“Selamat bagi SPPG Liang Bunyu Sebatik Barat. Teruslah bekerja dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Yang penting kita bersatu dan tetap kompak,” tutupnya.
Hadir dalam peresmian tersebut diantaranya, Anggota DPRD Kalimantan Utara Rahman, Dandim Nunukan Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub., M.H.I, Ketua DPD Tidar Kalimantan Utara Azmir, Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Nunukan Hj. Nursan, SH, Forkopimcam Sebatik Barat, Tokoh Masyarakat Sebatik H. Nuwardi, SE, H. Rustan Jaya, unsur TNI Polri yang bertugas di Pulau Sebatik, Tokoh Wanita, Pemuda serta tamu undangan (TN/Shr)
