Kalimantan UtaraPemprov Kaltara

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Pemprov Kaltara dan Kementerian PPPA Teken MoU

Loading

TERASNKRI.COM | TARAKAN, KALTARA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Dra. Hj. Arifah Choiri Fauzi, M.Si., di VIP Room Bandara Internasional Juwata Tarakan, Kamis (8/1/2026).

Kerja sama ini dilakukan guna memperkuat sinergi program perlindungan perempuan dan anak serta kelompok inklusi di wilayah Kalimantan Utara. Kedatangan Menteri PPPA disambut dengan prosesi adat khas Bulungan, tarian Tepung Tawar, sebagai bentuk penghormatan dan doa keselamatan.

Baca Juga  DKISP Kaltara Tingkatkan Literasi SPBE di Kalangan Pelajar SMA dan SMK Tana Tidung

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas Kementerian PPPA. Ia berharap kolaborasi ini melahirkan langkah konkret untuk menjawab berbagai persoalan perempuan dan anak di daerah.

“Kami sangat berharap kehadiran Menteri PPPA dapat menghasilkan langkah konkret dan sinergis dalam mengembangkan strategi yang komprehensif untuk menjawab berbagai persoalan di daerah,” ujar Gubernur Zainal.

Baca Juga  Gubernur Zainal A Paliwang Resmi Lantik Denny Harianto sebagai Sekprov Kaltara

Gubernur juga menekankan pentingnya pendekatan inovatif agar perempuan dan anak menjadi bagian integral dalam pembangunan. Ia menginstruksikan pemerintah kabupaten/kota melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melibatkan masyarakat dalam menciptakan ruang yang aman dan sejahtera.

“Kami mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk menggerakkan OPD serta melibatkan semua lapisan masyarakat dalam menciptakan kesejahteraan dan memastikan ruang yang aman bagi perempuan dan anak,” tegasnya.

Baca Juga  Investasi Terbaik Sumber Daya Manusia, Kunci Pendidikan Unggul Kaltara

Penandatanganan MoU ini menjadi komitmen bersama dalam mempercepat pelaksanaan program strategis nasional di Kaltara demi mewujudkan lingkungan yang inklusif, ramah perempuan, dan peduli anak. Acara tersebut ditutup dengan pertukaran plakat dan cendera mata antara Gubernur Kaltara dan Menteri PPPA RI. (TN/DKISP Kaltara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *