Anggota DPRD Kaltara Rahman: Perlindungan Anak dan Kemiskinan Masih Jadi PR Besar
![]()

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rahman, menyoroti berbagai isu masalah sosial di provinsi tersebut, dengan menekankan bahwa persoalan perlindungan anak dan kemiskinan ekstrem masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar yang harus segera ditangani secara serius oleh Pemerintah Provinsi.
Rahman, yang membidangi urusan kesejahteraan rakyat, mengungkapkan bahwa meski pembangunan infrastruktur berjalan, aspek pembangunan manusia dan sosial tidak boleh terabaikan.

“Kita prihatin dengan meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur, termasuk kasus kekerasan seksual di beberapa kabupaten/kota di Kaltara. Untuk itu, perlu adanya penguatan lembaga perlindungan anak dan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku” urainya.
Selain hal tersebut, Rahman menyoroti masih adanya daerah kantong kemiskinan, terutama di wilayah perbatasan dan pedalaman. Ia mendorong program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang lebih tepat sasaran untuk menekan angka kemiskinan.

“Masalah sosial seringkali berakar dari ketimpangan akses terhadap layanan dasar. Disini saya menekankan perlunya memastikan bahwa masyarakat di daerah terpencil juga mendapatkan akses setara terhadap pendidikan dan fasilitas kesehatan yang layak” lanjutnya.
Rahman berharap Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat bersinergi menjalankan program yang lebih efektif dan menyentuh langsung akar permasalahan sosial di Kaltara, demi terciptanya masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan. (Adv)


