DPRD KaltaraParlemen

Komisi I DPRD Kaltara Pastikan Seleksi Anggota KPID Kaltara Memiliki Standar Transparansi Tinggi

Loading

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA – Ketua Komisi I DPRD Kaltara Alimuddin memastikan bahwa Seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Utara periode 2026–2029 berjalan dengan standar transparansi tinggi.

Hal ini mengingat bahwa KPID merupakan lembaga penyiaran yang memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas informasi publik di Kaltara.

Baca Juga  Soroti Potensi PAD yang Belum Tergarap, DPRD Kaltara Minta Pemprov Bergerak Cepat

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh tahapan proses seleksi berjalan objektif, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan,” kata Alimuddin, Minggu (16/11/2025).

Pihaknya menyebutkan bahwa Komisi I memiliki tanggungjawab melakukan pengawasan termasuk memastikan peserta mendapatkam kesempatan yang sama.

Lebih lanjut, Komisi I DPRD Kaltara juga mengapresiasi kesiapan Dinas Komunikasi Informasi Statistika dan Persandian (DKISP) yang telah menyusun mekanisme seleksi secara terbuka sejak awal proses.

Baca Juga  DPRD Kaltara Berikan Apresiasi Pada Pengusaha Lokal Bangun Fasilitas Olahraga

Pihaknya berharap setiap tahapan demi tahapan dapat berjalan lancar hingga melahirkan Komisioner KPID yang profesional, indenpenden serta memahami kebutuhan penyiaran di daerah perbatasan seperti Kaltara.

“KPID harus diisi oleh orang-orang yang benar-benar kompeten. Daerah ini membutuhkan pengawas penyiaran yang mampu menjaga ruang informasi tetap sehat dan edukatif,” tambahnya.

Untuk diketahui seleksi KPID Kaltara periode 2026–2029 kini telah memasuki babak akhir yakni Fit and Propertest oleh DPRD Kaltara.

Baca Juga  Minimnya Minat Baca dan Kondisi Arsip Daerah, Anggota DPRD Kaltara Rahman Dorong Peningkatan Infrastruktur Literasi

Setidaknya ada 14 peserta dari hasil seleksi wawancara oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel) yang berhak mengikuti tahapan Fit and Propertes oleh DPRD Kaltara.

Melalui tahapan ini, diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap proses perekrutan komisioner baru. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *