MalukuNusantara

Kapolres Buru Imbau Warga Jaga Kamtibmas, Waspadai Tawuran Pelajar

Loading

Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, SH, S.I.K.MM,

TERASNKRI.COM | BURU, MALUKU – Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, SH, S.I.K.MM, mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Buru untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia menegaskan, jangan sampai terjadi perpecahan akibat isu-isu yang tidak jelas kebenarannya.

“Mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Buru. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar, apalagi yang berpotensi memecah belah persatuan,” kata Kapolres di Namlea, Sabtu (23/8/2025).

Baca Juga  Apel Siaga dan Patroli Bersama TNI-Polri di Polres Buru Tingkatkan Keamanan Wilayah

Kapolres juga menyinggung peristiwa bentrokan di Hunuth, Kota Ambon, yang melibatkan siswa SMA hingga berujung ricuh beberapa waktu lalu. Ia meminta agar kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga agar tidak terulang di Kabupaten Buru.

Baca Juga  Klarifikasi Polres Buru: Aksi Tuduhan Miring Masyarakat Bara Tidak Sesuai Fakta di Lapangan

“Kami mengimbau para guru dan orang tua untuk lebih memperhatikan anak-anaknya. Jangan sampai terjadi tawuran pelajar yang dapat memicu kericuhan seperti yang terjadi di Hunuth. Peran keluarga dan sekolah sangat penting dalam membimbing generasi muda agar menjauhi tindakan yang merugikan,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan, Polres Buru bersama TNI dan pemerintah daerah terus berupaya menjaga stabilitas keamanan. Namun, menurutnya dukungan masyarakat sangat diperlukan agar kondisi tetap aman dan kondusif.

Baca Juga  Polres Buru Gelar Syukuran HUT Korps Brimob Polri ke-80 Tahun 2025 di Mako Kompi 3 Yon A Pelopor

“Persatuan dan kebersamaan adalah kekuatan utama kita. Mari utamakan musyawarah dan kekeluargaan dalam menyelesaikan permasalahan, serta bersama-sama menjaga anak-anak kita dari pengaruh negatif yang bisa memicu konflik,” pungkasnya. (Grace)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *