Diduga Terlibat Peredaran Sabu, Dua Oknum Polisi di Tana Tidung Diamankan
![]()

TERASNKRI.COM | TANA TIDUNG, KALTARA – Diduga terlibat peredaran narkoba jenis Sabu di Tana Tidung, dua oknum anggota kepolisian resort Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara), berinisial Bripka MA dan Bripda RS diamankan tim Kepolisian Sektor (Polsek) Sesayap Hilir.

Kapolres Tana Tidung, AKBP Adi Nugroho, S. IK melalui Kasat Reskoba, Iptu Deny Mardianto membenarkan pengungkapan tersebut
“Polsek Sesayap Ilir yang melakukan pengungkapan, Polres backup saja. Penyidikan sendiri dari Polsek Sesayap Ilir supaya tidak ada intervensi, tapi sinergi dengan propam,” ujarnya, dihubungi Senin (12/5/2025).

Terpisah, Kapolsek Sesayap Hilir Ipda Dedy Timang saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.
“Kedua oknum yang diduga terlibat ini terungkap setelah kita melakukan pengembangan kasus dan memeriksa salah satu terduga pelaku berinisial SR,” kata Ipda Dedy Timang, Senin (12 Mei 2025).

“SR mengaku barang (sabu) itu berasal dari salah satu oknum polisi,” tambah dia.
Kemudian, Polsek Sesayap Hilir bergerak cepat hingga akhirnya Slsekira pukul 02.00 WITA, polisi mengamankan oknum yang disebut oleh SR tersebut.
“Setelah kita periksa oknum itu langsung kita amankan dan dibawa ke Rutan Polda Kaltara dengan pengawalan Propam,” ungkapnya.
Ipda Dedy menjelaskan, tim penyidik dari Polsek Sesayap Hilir telah diberangkatkan ke Polda Kaltara untuk melanjutkan proses penyidikan lebih lanjut.
Tiga orang yang diamankan sebelumnya, yakni SR, RD, dan IS, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.
“Terkait status dari lima terduga tersebut, tiga di antaranya yakni SR, RD, dan IS sudah kita tetapkan sebagai tersangka karena alat bukti dan keterangan saksi sudah cukup kuat. Kita juga sudah gelar perkara,” tegas Ipda Dedy.
Sementara itu, untuk oknum polisi yang disebutkan oleh SR, saat ini statusnya masih sebagai terperiksa.
“Kedua oknum polisi itu masih kita periksa, sudah kita sita barang bukti seperti handphone dan kartu. Kemudian akan kita kirim ke Puslabfor di Surabaya untuk diperiksa percakapannya,” jelas Dedy.
Ipda Dedy juga menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas jika terbukti adanya keterlibatan aparat.
“Kita komitmen untuk tindak tegas jika ada oknum yang terlibat narkoba, terbukti atau tidaknya nanti setelah pemeriksaan,” tutupnya. (TN/***)

