NunukanPemkab Nunukan

Orasi Ilmiah di Wisuda STIT Ibnu Khaldun, Muhammad Amin Ingatkan Pentingnya Pendidikan

Loading

Wisuda STIT Ibnu Khaldun

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Pendidikan adalah pondasi dan dasar bagi peradaban sebuah bangsa. Semakin baik kualitas pendidikan sebuah bangsa, maka akan semakin baik pula kehidupan dan peradaban masyarakatnya.

Demikian yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Nunukan Muhammad Amin saat memberikan sambutan dan orasi ilmiah mewakili Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid di Acara Wisuda Ke – VII Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ibnu Khaldun Nunukan yang dilaksanakan di Gedung Akbar, Minggu (19/12/2021).

Baca Juga  Bupati Irwan Melaunching Penerbangan Perdana SOA Penumpang Udara Nunukan - Long Layu (PP) dan SOA Barang Nunukan - Long Bawan

Muhammad Amin dalam kesempatan itu memberi contoh kehidupan masyarakat di Negara Finlandia yang indeks kebahagiaanya menempati posisi pertama di dunia karena kualitas pendidikanya merupakan salah satu yang terbaik di dunia. “Finlandia adalah negara yang masyarakatnya merasa paling bahagia di dunia, tingkat kriminal dan korupsinya rendah, dan kreativitas masyarakatnya sangat tinggi, semua itu antara lain disebabkan karena kualitas pendidikan yang juga sangat baik,” kata Muhammad Amin.

Pendidikan di Negara Finlandia, menurut Muhammad Amin, tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual semata, tetapi justru lebih mengutamakan pada kecerdasan emosi, sikap toleransi, dan kerjasama yang baik, sehingga saat lulus dari bangku sekolah, para siswa atau mahasiswanya sudah siap secara mental untuk memasuki dunia kerja.

Baca Juga  Bupati Nunukan Sampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Pembentukan Tiga Desa Baru

Muhammad Amin meminta kepada para lulusan STIT Ibnu Khaldun yang kelak akan menjadi pendidik atau guru agama islam untuk sedikit banyak meniru pola pendidikan di Finlandia, dan tidak terjebak pada dogma – dogma agama yang sempit yang membuat pemikiran dan cita – cita menjadi terkungkung. Alumnus STIT Ibnu Khaldun, menurutnya, harus menjadi agen – agen perubahan yang memberi pencerahan terhadap pihak – pihak yang sering memanfaatkan agama demi kepentingan sempat dan sesaat. (TN/Prokompim Nnk).

Baca Juga  Pesta Siaga Pramuka se-Pulau Sebatik Diikuti Ratusan Peserta

JANGAN LUPA : SELALU MEMAKAI MASKER APABILA BERAKTIVITAS DILUAR RUMAH, SELALU MENJAGA JARAK, KERAP MENCUCI TANGAN, HINDARI KERUMUNAN, KURANGKAN MOBILITAS DAN BERDOA KEPADA TUHAN UNTUK CEGAH COVID-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *