1

Ketua KSJ Provinsi Sumut Siap Kembangkan Sayap

TERASNKRRI.COM | Medan, Sumut –  Pengurus KSJ dan Kartini KSJ Provinsi Sumatera Utara dikukuhkan pada Jumat (26/11/2021) oleh Ketua Dewan Pembina dan Pendiri KSJ AKBP Ikhwan Lubis SH, MH serta Pembina Kartini KSJ, DR Hj Henny Ikhwan SPD, MPD.

Pengurus KSJ Propinsi Sumut yang diketuai Irvan Afrianto SH, Pengurus Kartini KSJ yang diketuai Tuti Fransisca juga sudah siap mengembangkan sayapnya di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara.

Ketua KSJ Provinsi Sumatera Utara Irvan Arftianto, S.H juga mengajak seluruh pengurus KSJ di semua Kabupaten/Kota untuk berdonasi melalui Digitalisasi TL, Link supaya lebih mudah.

Harapan Ketua Provinsi Sumatera Utara Irvan Arfianto, S.H, marilah kita bekerjasama melalui Generasi Muda Mahasiswa dan Tim Media KSJ.

Saya juga bangga dengan KSJ, yang baru Usia 2 Tahun sudah berkembang sebegitu pesat hingga di tingkat nasional,” ucap Ketua Provinsi Sumatera Utara Irvan Afrianto, S.H. (Rahmat Hidayat)

JANGAN LUPA : SELALU MEMAKAI MASKER APABILA BERAKTIVITAS DILUAR RUMAH, SELALU MENJAGA JARAK, KERAP MENCUCI TANGAN, HINDARI KERUMUNAN, KURANGKAN MOBILITAS DAN BERDOA KEPADA TUHAN UNTUK CEGAH COVID-19




Soroti Situasi Afghanistan di KTT ASEM Ke-13, Presiden Jokowi: Indonesia Siap Bantu

TERASNKRI.COM | JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyoroti situasi kemanusiaan di Afghanistan yang memburuk karena pemerintahan inklusif yang belum terwujud. Terkait hal itu, pemerintah Indonesia akan turut memberikan bantuan bagi rakyat Afghanistan.

Hal tersebut diutarakan Presiden saat berbicara secara virtual pada Sesi Retreat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Europe Meeting (ASEM) ke-13 di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat, 26 November 2021.

“Saat ini, pemerintahan inklusif belum terwujud. Situasi kemanusiaan memburuk. Sekitar 23 juta rakyat Afghanistan terancam krisis pangan. Bantuan kemanusiaan menjadi prioritas. Kami berkomitmen memberikan bantuan, termasuk untuk bantuan kapasitas,” ujar Presiden Jokowi.

Selain isu kemanusiaan, ada dua isu yang jadi perhatian Indonesia. Pertama, pemberdayaan perempuan. Presiden Jokowi mengingatkan bahwa penghormatan hak-hak perempuan adalah salah satu janji Taliban.

Berkaitan dengan hal tersebut, Indonesia ingin berkontribusi agar janji tersebut dapat dipenuhi, antara lain melalui Indonesia-Afghanistan Women Solidarity Network yang akan dimanfaatkan untuk kerja sama pemberdayaan perempuan ke depan.

“Kami juga siap memberikan beasiswa pendidikan bagi perempuan Afghanistan. Kami akan terus lanjutkan upaya pemberdayaan perempuan Afghanistan melalui kerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Kedua, kerja sama antarulama. Presiden Jokowi memahami betul peran penting ulama di masyarakat. Pada tahun 2018, Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan trilateral ulama Afghanistan-Pakistan-Indonesia untuk mendukung proses perdamaian.

“Meskipun situasi Afghanistan sudah berbeda, namun ulama tetap berperan penting. Kami siap memfasilitasi dialog antara ulama, termasuk ulama Afghanistan,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri I Gede Ngurah Swajaya. (TN/BPMI Setpres)




Syaiful Syafri : “Kehadiran KSJ Ditengah Pandemi Covid 19 Sangat Membantu Kaum Duafa”

terasnkri.com | Medan, Sumut – Kehadiran Komunitas Sedekah Jumat ( KSJ ) sejak berdiri 16 Agustus 2019 yang lalu, selama dua tahun melaksanakan gerakan Jumat bersedekah, sangat membantu para anak yatim dan yatim piatu serta kaum duafa dari aspek kesejahteraannya, ditengah pandemi covid 19 yang masih berkepanjangan.

Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Batu Bara 2008 yang juga Dewan Pakar KSJ Drs Syaiful Syafri MM, dihadapan Ketua Dewan Pembina dan Pendiri KSJ AKBP Ikhwan Lubis SH, MH, Pembina Kartini KSJ DR Hj Henny Ikhwan SPD, MPD dan Ketua Umum KSJ Saharuddin dalam rangkaian Pengukuhan Pengurus KSJ dan Kartini KSJ Propinsi Sumut serta Pengukuhan Tim Media KSj dan Barisan Mahasiswa KSJ di Baal Room Hotel Madani, Jln Sisingamangaraja Medan , Jumat (26/11/2021) malam.

Dari aspek peraturan perundang undangan di negara Republik Indonesia, kata Kadis Sosial Sumut 2010 ini, bahwa KSJ lahir Berdasarkan Badan Hukum dari Kementerian Hukum Dan HAM Ri bernomor AHU/0015990.AH.01.04 tertanggal 30 Oktober 2019 dan dan gerakan bersedekah Jumat yang dilakukan sebagai upaya perlindungan sosial bagi anak yatim dan yatim piatu serta masyarakat duafa, sesuai Undang Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

Syaiful Syafri juga menjelaskan di usia 2 tahun KSJ dibawah kepemimpinan Ketua Dewan Pembina dan Pendiri AKBP Ikhwan Lubis SH, MH dan Ketua Umum Syaharuddin serta Pembina Kartina KSJ, DR Hj Henny Ikhwan SPD, MPD, bahwa Kehadiran KSJ telah mendapat dukungan jajaran Polri dan TNI dalam gerakan bersedekah jumat, sehingga suasana kamtibmas diwilayah kunjungan bersedekah KSJ semakin kondusif, karena KSJ juga telah mampu membangun kolaborasi dengan ulama, tokoh masyarakat dan lembaga sosial kemanusiaan lainya.

Untuk itu kata Kepala Dinas Pendidikan Sumut tahun 2014 ini, kehadiran para pengurus KSJ, Kartini KSJ, Barisan Mahasiswa KSJ dan Tim Media KSJ, dari Kabupaten/ Kota, maka para pengurus KSJ harus mampu menata kelola organisasi KSJ dengan baik sesuai Permensos Nomor 184 tahun 2011 tentang Lembaga Kesejahteraan Sosial, sehingga gerakan bersedekah jumat semakin mendapat kepercayaan dari para donatur, pengusaha dan para anggota yang melakukan iuran gotong royong, maupun dari Pemerintah, Pemerintah Daerah Propinsi dan Kabupaten/Kota, tegas Syaiful Syafri.

Adapun para Pengurus KSJ yang dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pembina dan Pendiri KSJ AKBP Ikhwan Lubis SH, MH serta Pembina Kartini KSJ, DR Hj Henny Ikhwan SPD, MPD yakni Pengurus KSJ Propinsi Sumut yang diketuai Irvan Afrianto SH, Pengurus Kartini KSJ yang diketuai Tuti Fransisca, Tim Media KSJ di Ketuai Rahmad Hidayat dan Pengurus Barisan Mahasiswa KSJ diketuai Ansyari yang dihadiri Wakapolres Batu Bara Kompol Rudi Chandra, dari Polres Deli Serdang Kompol Sri Pinem, Ketua Pendewa Propinsi Sumut Ruslan dan Ketua DPP Pujakesuma Suratman. (Sumber : Drs Syaiful Syafri, M.M/Penulis : Rahmat Hidayat)

JANGAN LUPA : SELALU MEMAKAI MASKER APABILA BERAKTIVITAS DILUAR RUMAH, SELALU MENJAGA JARAK, KERAP MENCUCI TANGAN, HINDARI KERUMUNAN, KURANGKAN MOBILITAS DAN BERDOA KEPADA TUHAN UNTUK CEGAH COVID-19




Bupati Franky Donny Wongkar, SH, Gelar Rakor Bersama Direksi Perusahaan Daerah Cita Waya Esa Minsel

terasnkri.com | Minsel, Sulut – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH., Menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan Direksi Perusahaan Daerah Minahasa Selatan Cita Waya Esa (PD.CWE).

Rakor tersebut di gelar di halaman rumah dinas (Rudis) Bupati, Jumat (26/11/2021).

Dalam Rakor tersebut Bupati dan Direksi Perusahaan Daerah Minsel Cita Waya Esa membahas tentang kemajuan penggelolaan PD. CWE yang berpusat pada kesejahteraan rakyat Minsel.

Dikesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan Prasasti Pasar Rakyat, diantaranya Pasar “HEBAT” Desa Koreng, Kecamatan Tareran, Pasar Rakyat “TUMOTOWA” Desa Tawaang Timur, Kecamatan Tanga dan Pasar Lolombulan “Hebat” Desa Wanga, Kecamatan Motoling Timur.

Hadir pada Rakor tersebut, Dirut PD CWE Claudio Marsianus Lumowa, Direktur Operasional Meyvo Rumengan, SE., Plt. Hukum Tua Desa Koreng Steven T.E. Rumengan S.Sos., Hukum Tua Desa Tawaang Timur Steven Rondonuwu S.I.Kom., dan Hukum Tua Desa Wanga yang diwakili oleh Ketua BPD Desa Wanga Yance Pondaag. (Jemmi).

JANGAN LUPA : SELALU MEMAKAI MASKER APABILA BERAKTIVITAS DILUAR RUMAH, SELALU MENJAGA JARAK, KERAP MENCUCI TANGAN, HINDARI KERUMUNAN, KURANGKAN MOBILITAS DAN BERDOA KEPADA TUHAN UNTUK CEGAH COVID-19




Festival Iraw Tidung Borneo Bersatu II Diharapkan Mampu Merajut Silatuhrahmi

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Wakil Bupati Kabupaten Nunukan, H Hanafiah resmi membuka Festival Iraw Tidung Borneo Bersatu II yang diselenggarakan sejak 25 – 30 November 2021.

Ajang ini sekaligus diharapkan mampu merajut silatuhrahmi antara sesama sehingga perlu dijaga kelestariannya.

“Dengan adanya budaya maka banyak hikmah yang dapat dipetik dan dijadikan nilai dalam kehidupan manusia. Dalam budaya mengandung tata krama, nilai dan norma serta terjalinnya silahturahmi,” ujar Hanafiah, Sabtu (27/11/2021).

Selanjutnya dikatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan terus berupaya agar adat dan budaya yang menjadi kekayaan tersendiri ini terus terawat dan dilestarikan, termasuk pula Festival Iraw Tidung Borneo Bersatu yang kedua kalinya di Kabupaten Nunukan.

Hanafiah berharap, kegiatan ini akan mendapatkan nilai positif yang dapat diperoleh, terutama dalam menjalin silahturahmi antara negara serumpun, yakni Malaysia, Filipina dan Brunei Darussalam.

Kemudian terjalinnya hubungan baik antara lima kabupaten/kota di Kalimantan Utara (Kaltara), sehingga kedepan keberadaan Adat Tidung dapat ikut serta membangun Kaltara, khususnya Kabupaten Nunukan.

“Kita akan mengusulkan event ini menjadi agenda tahunan dan bakal didaftarkan sebagai even berskala nasional bahkan internasional guna menarik wisatawan lokal serta mancanegara ke Kabupaten Nunukan,” katanya.

Ketua Panitia Penyelenggara Festival Iraw Adat Tidung Borneo Bersatu II, H. Surai mengatakan, kegiatan akan berlangsung selama 3 hari yakni 27 hingga 29 November 2021 yang dipusatkan di Baloy Adat Tidung Desa Binusan Kabupaten Nunukan.

“Kegiatan ini bertujuan mengembangkan, melestarikan, serta memajukan adat istiadat, seni dan budaya suku tidung agar parameter sebuah kebudayaan etnis Tidung tetap eksis dan jaya, baik ditingkat nasional maupun dunia internasional,” ujarnya.

Masyarakat Adat Suku Tidung merupakan suku asli Pulau Kalimantan bersama Rumpun Etnis Dayak lainnya yang mendiami kawasan utara pulau kalimantan. Suku Tidung tersebar dan menjadi penduduk asli di Lima Kabupaten/kota se Kalimantan Utara.

“Selain itu masyarakat adat suku tidung juga merupakan suku asli di Empat Negara Serumpun yaitu, Indonesia, Malaysia, Fhilipina dan Brunei Darussalam” terangnya.

Dijelaskan kegiatan ini terselenggara bermodalkan kebersamaan, kegotongroyongan dan kerja keras. Bentuk gotong royong tersebut dapat dilihat bahwa acara ini terselenggara dari bantuan les beras setiap rumah.

“Dari les beras setiap rumah dapat terkumpul sebanyak 3 ton beras, dan mampu menghomestaykan sebanyak 1600 orang,” tambahnya.

Disinggung mengenai kehadiran Gepak Kuning Kalimantan Timur di Festival ini. H. Surai mengatakan bahwa kehadiran Gepak Kuning Kalimantan Timur untuk mensuppor sekaligus penyemangat dan berharap kedepannya Gepak Kuning akan berperan dan semakin membesarkan gaung Iraw Tidung Borneo Bersatu.

Hadir di Festival Iraw Adat Tidung Borneo Bersatu II, Ketua Gepak Kuning Kalimantan Timur, Suriansyah mengatakan kegiatan Festival Iraw Borneo Bersatu II di Baloy Adat Tidung Kabupaten Nunukan ini mendapatkan dukungan juga dari Polda Kalimantan Timur khususnya Direktorat Intelkam, dan lebih terkhusus lagi Kasubbid Ekonomi.

“Gepak Kuning Kaltim mengucapkan terimakasih kepada Polda Kaltim khususnya Direktorat Intelkam dan lebih terkhusus lagi Kepala Subbid Ekonomi, AKBP Hendrik Eka Bahalwan SH,SIK yang juga sangat mendukung kegiatan Festival Iraw Tidung Borneo Bersatu II di Kabupaten Nunukan. Diharapkan kegiatan ini berjalan tertib, lancar, aman dan terkendali,” terang Suriansyah.

Selain itu Gepak Kuning Kalimantan Timur juga berencana membentuk Kepengurusan Gepak Kuning di Kabupaten Nunukan sebagaimana juga sebelumnya telah membentuk Kepengurusan Gepak Kuning di Kota Tarakan.

“Gepak Kuning Kaltim akan berkoordinasi dan meminta masukan dari tokoh-tokoh adat yang ada di Kabupaten Nunukan sehingga pembentukan Gepak Kuning di Kabupaten Nunukan nantinya berjalan lancar,” tutup Suriansyah. *(Gazalba)

JANGAN LUPA : SELALU MEMAKAI MASKER APABILA BERAKTIVITAS DILUAR RUMAH, SELALU MENJAGA JARAK, KERAP MENCUCI TANGAN, HINDARI KERUMUNAN, KURANGKAN MOBILITAS DAN BERDOA KEPADA TUHAN UNTUK CEGAH COVID-19